Skip to main content

Harapan Besar Dunia Pendidikan



                         
Kemiskinan di indonesia masih menjadi hal yang belum juga bisa terselesaikan.Cita" pendiri bangsa yang di tuangkan dalam sila kelima pun masih hanya menjadi mimpi bagi masyarakat kita.








Bagaimana sebenarnya solusi yang tepat agar kita mampu setidaknya setiap tahun kemiskinan di negeri ini berkurang? menurut saya kita perlu keseriusan di dalam bidang pendidikan, pemerintah saat ini menerapkan wajib belajar sembilan tahun, pertanyaan nya apakah pemerintah yakin dengan kualitas generasi mudanya dengan wajib belajar 9 tahun? Tentu tidak, mereka akan gagal bersaing di dunia kerja dan menghasilkan SDM dengan kualitas "seadanya".Pemerintah memang tidak tinggal diam melihat kualitas pendidikan nya perlahan-lahan mulai tertinggal dari negara-negara tetangganya, tindakan yg dilakukan pemerintah pun menurut saya cukup bagus dengan memberikan bantuan dana operasional kepada sekolah-sekolah negeri di Indonesia yg dapat membantu meningkatkan infrastruktur sekolah-sekolah di daerah pada khususnya, walaupun masih sangat banyak sekolah dengan sarana yg tidak layak, jika melihat kondisi tersebut jelas bantuan dana operasional sekolah (BOS) yang di terapkan belum optimal.Jika tidak salah pemerintah mencanangkan 20% APBN dalam bidang pendidikan, ini jelas kabar baik bagi dunia pendidikan kita.
Solusi utama adanya pembiayaan sarana dan prasarana juga harus masuk kedalam ranah anggaran pendidikan. Menurut saya, selama ini yang salah bukan pemerintah, tetapi sistem yang ada. Misalnya mengenai sistem dan prosedur meminta bantuan perbaikan sarana prasarana yang seharusnya itu mudah dan cepat terealisasikan justru malah menjadi sebaliknya dan memunculkan masalah-masalah baru. Pembenahan pada sistem harus segera dibenahi serta adanya kesadaran dari masing-masing pihak yang kemudian keduanya menjadi solusi utamanya.

  Disamping meningkatkan sarana dan prasarana, pemerintah juga tidak boleh lupa akan kualitas dari tenaga pengajarnya, apalah artinya sekolah dengan sarana lengkap dengan laboratorium tetapi pengajarnya berkualitas seadanya, guru-guru yg berkualitas pun penyebaranya menurut saya tidak merata karena masih menumpuk di indonesia barat,bagaimana dengan indonseia timur? Tidak ada yang boleh di anak tirikan soal pendidikan ini.Jika kita serius untuk meningkatkan pendidikan memang perlu dukungan dari semua pihak.
  Jika semua berjalan baik dan merata saya yakin 10-20 tahun lagi kita mampu bersaing dengan negara-negara lain dan tidak perlu lagi mengirim pekerja kasar ke luar negeri melainkan tenaga ahli.ya begitulah tanggapan saya mengenai pendidikan di Indonesia yg menjadi salah satu pemicu tingginya angka kemiskinan di negeri ini.





 



Comments

  1. saya setuju sekali karena kesuksesan dan kebesaran suatu negara akan mencerminkan bagaimana kualitas pendidikan nya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

PERANCANGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (LEGAL DRAFTING)

LATAR BELAKANG
Perancangan peraturan perundang-undangan/Legal drafting dapat diartikan sebagai proses penyusunan kegiatan pembuatan peraturan yang dimulai dari perencanaan, persiapan,teknik penyusunan, perumusan, pembahasan, pengesahan, pengundangan dan penyebarluasan. Peraturan perundang-undangan terdiri dari berbagai jenis yang sekaligus membentuk hirarki peraturan perundang-undangan. Seluruh jenis peraturan perundang-undangan tersebut dirancang atau dirumuskan oleh kekuasaan legislatif bersama-sama dengan kekuasaan eksekutif, Dengan demikian kemampuan atau keahlian dalam merancang peraturan perundang-undangan merupakan suatu keharusan bagi aparatur pemerintahan yang berada di kedua lembaga tersebut. Terlebih lagi jika lingkup tugas dan kewenangannya senantiasa berhubungan dengan kepentingan publik.
Akan tetapi, berbagai laporan menunjukkan bahwa masih banyak peraturan perundang-undang baik di tingkat pusat maupun daerah yang bermasalah, bahkan bertentangan satu sama lain, Hal ini dis…

Mengapa Masyarakat Membutuhkan Hukum ?

Sebelum membahas "mengapa masyarakat membutuhkan hukum ?" ada baiknya saya jelaskan bagaimana
hubungan hukum dengan masyarakat.


Hubungan hukum dengan masyarakat sangat erat kaitanya dan tidak mungkin terpisahkan antara satu dengan lainya, mengingat bahwa dasar hubungan tersebut terletak pada hal-hal berikut :

Hukum adalah pengatur kehidupan masyarakat, kehidupan bermasyarakat tidak mungkin teratur jika tidak ada hukumMasyarakat merupakan wadah atau tempat bagi berlakunya hukum. Tidak mungkin ada atau berkembang suatu hukum kalau masyarakatnya tidak ada. Kedua hal di atas mengingatkan saya kepada seorang filsuf romawi yaitu Cicero yang berkata " Ubi societas, ibi ius" , yang dimana artinya adalah dimana ada masyarakat, disana ada hukum".
Kenapa Masyarakat Membutuhkan Hukum ?
Masayarakat membutuhkan hukum untuk mengatur kehidupan bermasyarakat nya agar tidak timbul kekacauan yang di  akibatkan ke-egoisan individu yang ada di dalam masyarakat. Bisa dibayangkan baga…

Human Trafficking Terkait Dengan Hak Asasi Manusia (HAM)

Problem Task PERDAGANGAN MANUSIA / TRAFFICKING             Indonesia pertama kali mengirim tenaga kerja keluar negeri di akhir decade 60-an ketika sejumlah 5.423 TKI dikirim ke timur tengah. Saat ini, sebagaimana dilansir detik.com 14 maret 2013, terdapat 6,5 juta TKI, tersebar di 142 negara di dunia. Walaupun kebijakan tersebut dilandasi oleh tujuan positif, seperti misalnya penanggulangan pengangguran, meningkatkan taraf hidup, meningkatkan devisa non migas, namum ternyata juga berdampak negative. Banyak TKI yang akhirnya malah menderita karena menjadi korban permainan para calo TKI dan sejumlah perusahaan penyedia jasa TKI yang tidak bertanggung jawab. Banyak tenaga kerja resmi maupun yang tidak resmi (laki – laki, perempuan, dewasa maupun anak – anak) yang kemudian menjadi objek perdagangan. Misalnya di Malaysia, dimana para tauke (calo tenaga kerja) menahan paspor seorang TKI dengan motif agar TKI tersebut sangat bergantung kepadanya. Banyak TKI yang dipaksa untuk menjadi pembantu…